Friday, 29 June 2018

Polisi Berkeliling Desa di Aceh Utara, Jualan Sembako Super Murah

Penulis: admin 3

Polisi menjual sembako murah di Desa Batee Uleu, Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara | MASRIADI/KOMPAS.com

Seorang perwira polisi dengan gagah di atas sepeda motor tril-nya membelah kawasan hutan di Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (29/6/2016). Pria itu adalah Ajun Komisaris Sandy Titah Nugraha. Di belakangnya, belasan sepeda motor lainnya ikut serta.

Masing-masing sepeda motor membawa barang bawaan berupa sembilan bahan pokok, mulai dari beras, gula, minyak goreng, susu kental manis, hingga mie instan.

Hari itu mereka singgah ke lima desa dalam kecamatan itu yakni Desa Pucok Rinteh, Batee Uleu, Buket Leubak, Abong-abong dan Desa Meucat.

Layaknya pedagangan asongan, setiap titik keramaian masyarakat perwira itu berhenti. Praktis anggotanya ikut serta. Lalu membuka lapak dagangan.

“Kami diskon besar, ini untuk meringankan masyarakat pedalaman. Misalnya gula dari harga jual Rp 12.000 per kilogram dijual hanya Rp 7.000 per kilogram,” sebut Sandy.

Barang lainnya, beras 1 kilogram dijual hanya Rp 7.000 per kilogram, dari harga pasar Rp 13.000 per kilogram. Sedangkan mie instans dipatok harga Rp 9 ribu per lima bungkus dari harga pasar Rp 15.000. Telur hanya Rp 8.000 dari harga pasar Rp 16.000 per sepuluh butir.

Sebagian medan jalan masih berlumpur dilalui para personel lalu lintas itu. Aksi ini unik, umumnya polisi lalu lintas hanya beraktivitas di pusat kota alis di jalan raya. Kali ini, mereka menyusur jalan desa berkubang, berdebu dan berbatu.

“Pesan utama kita patuh berkendara. Ada anggapan, di desa tak tertib lalu lintas, tak memakai helm misalnya, padahal kecelakaan atau tabrakan lalu lintas bisa terjadi di mana saja,” sebut Titah.

Selengkapnya… »

Komentar