Sunday, 9 July 2017

Kapolda Aceh Launching Aplikasi Layanan Elektronik Lalulintas

Penulis: admin 3

Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf bersama Kapolda Aceh, Irjen Pol Rio S Djambak melihat senjata Brimob Polda Aceh yang dipamerkan pada salah satu stan Aceh Police Expo 2017, di Lapangan Blangpadang, Banda Aceh, Sabtu (8/7) malam. SERAMBI/BUDI FATRIA

Polda Aceh menciptakan satu aplikasi pelayanan publik berbasis elektronik yang berkaitan dengan lalu lintas. Aplikasi tersebut diberi nama Peluit (Pelayanan Elektronik Lalu Lintas untuk Infomasi Tercepat) Ditlantas Polda Aceh.

Aplikasi Peluit ini telah diresmikan oleh Kapolda Aceh, Irjen Pol Rio S Djambak, Sabtu (8/7) malam di Lapangan Blangpadang, Banda Aceh. Malam itu juga dibuka kegiatan Aceh Police Expo 2017 dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-71 Bhayangkara.

Peresmian aplikasi ini turut disaksikan oleh Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, dan unsur forum komunikasi pemerintah daerah (Forkopimda) Aceh. Hadir juga sejumlah pejabat tinggi Polda Aceh dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Kapolda Rio menjelaskan bahwa Aplikasi Peluit ini digagas oleh Ditlantas Polda Aceh. Aplikasi ini merupakan gabungan dari semua aplikasi pelayanan publik yang berada di bawah Komando Ditlantas Polda Aceh dan dapat di download melalui playstore dengan nama aplikasi PELUIT DITLANTAS POLDA ACEH.

Rio menyatakan bahwa aplikasi ini dirancang dengan enam fitur yang berkaitan dengan lalu lintas. Pertama, E-Samsat adalah fitur pelayanan publik untuk melakukan pengecekan jumlah pajak kendaraan sehingga akan lebih transparansi dalam proses pelayanan dan pembayaran pajak kendaraan.

Kedua, E-SIM adalah fitur yang berfungsi untuk melakukan pendaftaran dan perpanjangan SIM secara online. Adapun fitur yang termasuk ke dalam E-SIM adalah pendaftaran SIM online, informasi pendaftaran, kirim ulang email konfirmasi, dan panduan pengguna.

Ketiga, Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) Online adalah fitur yang berfungsi memberikan pelayanan publik untuk melihat proses atau kelanjutan dari penyidikan kasus kecelakaan lalulintas.

Keempat, Pengaduan adalah fitur yang memberikan pelayanan untuk melakukan pengaduan secara online tentang kasus yang berhubungan dengan lalulintas. Kelima, Layanan Patroli Jalan Raya (PJR) adalah fitur pelayanan publik untuk pengawalan patroli jalan raya.

Keenam, Tombol Laka (Tombol Kecelakaan) adalah fitur pelayanan publik yang digunakan pada saat terjadi insiden/kecelakaan lalu lintas. Fungsi utama aplikasi ini adalah agar dapat mendapatkan pelayanan atau pertolongan yang cepat kepada yang mengalami kecelakaan.

“Dengan adanya aplikasi Peluit ini, diharapkan masyarakat semakin mudah dan transparan dalam mendapatkan akses informasi di bidang lalu lintas. Hal ini sejalan dengan program prioritas Kapolri yaitu, meningkatkan pelayanan publik yang mudah diakses dan berbasis teknologi informasi,” pungkasnya.

//serambinews.com

TAGs: /

Komentar