Wednesday, 23 May 2018

Satlantas Polres Aceh Utara Bagi Takjil dan Buka Puasa Bersama dengan Para Pelanggar Lalulintas

Penulis: admin 3

Di bulan suci ramadhan ini terjadi fenomena dimana masyarakat bertumpah ruah mencari takjil dan makanan untuk berbuka puasa, namun sayangnya, sebagian masyarakat banyak diiringi pelanggaran lalulintas.

Terjadi stigma bahwasanya Polisi libur dan tidak akan menegakan hukum pada waktu menjelang berbuka puasa, dengan dalih sebahagian masyarakat sudah lelah berpuasa seharian dan harus mencari bahan berbuka puasa dengan bebas berkendara berkeliaran tidak menggunakan helm dan melanggar rambu-rambu Lalulintas, melawan Arus, serta membahayakan keselamatan jiwa oranglain dan diri sendiriĀ  serta mengabaikan aturan.

Untuk menyelesaian persoalan tersebut, perlu adanya himbauan yang bersifat persuasif namun tepat sasaran, serta tidak menganggu jalannya ibadah masyarakat yang sedang berpuasa, diperlukan inovasi dan pendekatan yang lembut agar tidak menimbulkan stigma negatif dari masyarakat terhadap Polisi,
serta menghindari cara-cara pencitraan yang mainstream dan umum dilakukan.

Dilakukanlah pemeriksaan kendaraan. Bagi pengendara yang lengkap dan tertib diberikan roti, takjil dan kue sebagai “reward” dan diperbolehkan melanjutkan perjalanan.

Sedangkan bagi yang ditemukan melanggar, dikumpulkan, disiapkan tempat duduk, kemudian disajikan hiburan, diacarakan secara meriah, dibagikan snack, minuman segar, dan takjil, lalu diberikan ceramah agama tentang tidak bolehnya melanggar lalulintas dan menjaga keselamatan menurut islam serta diajak berbuka puasa bersama oleh Kapolres dan Kasatlantas Polres Aceh Utara.

Kegiatan ini bertujuan agar timbul rasa malu dari para pelanggar yang telah melanggar peraturan lalulintas, sehingga berkesan, dan tidak ingin mengulanginya lagi. Dan juga diharapkan para pelanggar sadar, bahwa dengan melanggar, selain dapat menimbul akibat terkuras waktu karena kecelakaan lalulintas dan juga akan berurusan dengan penegak hukum.

Diharapkan juga timbul rasa simpatik masyarakat, bahwasanya polisi juga bisa menangani pelanggar dengan profesional serta melayani masyarakat dengan baik meskipun dalam menjalankan ibadah puasa. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan citra Polri, dan lebih mengedukasi serta bisa memberikan pembelajaran yang baik.

Komentar